Assala:mu’alaikum….!
Wuaah…! Sampai juga kita pada bagian akhir dari penjelajahan nomina bentuk terikat Bahasa Ibrani ini. Mungkin, perjalanan panjang dari seluruh bagian 4 ini cukup monoton dan membingungkan bagi yang tidak mengerti. Tapi…., ya, begitulah. Kalau begitu, langsung saja kita jelajahi bagian 4 yang terakhir ini….
공부하자….!!!
4.3.4 Dari Nd dengan Satu Vokal Pendek
Nb feminin dari pola-pola ini dibentuk dengan menambahkan sufiks feminin pada nd maskulin (dari subbab 4.2.4). Nb tersebut di antaranya adalah: qǎṭlāh (qǎṭl + āh); qǐṭlāh (qǐṭl + āh) atau menjadi qěṭlāh jika radikal pertama berupa konsonan gutural; qǒṭlāh (qǒṭl atau qǔṭl + āh). Adapun nb feminin dengan konsonan ו /w/ (wāw) atau י /y/ (yôdh) adalah qôlāh dan qêlāh.
Perubahan pada nt dilakukan hanya dengan mengganti sufiks feminin bentuk bebas dengan bentuk terikat. Pola nt dari pola nb qǎṭlāh mempunyai dua bentuk, yaitu qǎṭlǎth dan qǐṭlǎth. Oleh karena itu, sukar untuk membedakan dengan nt yang berasal dari nb pola qǐṭlāh.
(154) /šǐfxāh/ (nb) שִׁפחָה → /šǐfxǎth sārǎy/ שִׁפְחַת שָׂרַי
‘budak perempuan’ budak perempuan(nt) Sara
‘hamba Sara’ (Gn 16.8)
(155) /xělqāh/ (nb) חֶלְקָה → /xělqǎth hǎssādhěh/ חֶלְקַת הַשָּׂדֶה
‘bagian; nasib’ sebagian(nt) (def.)-ladang
‘sebidang tanah’ (Gn 33.19)
(156) /ṭôvāh/ (nb) טוֹבָה → /ṭôvǎth mǎr?ěh/ טוֹבַת מַרְאֶה
‘kebaikan’ kebaikan(nt) penglihatan; pandangan
‘fair to look upon’ (Gn 26.7)
‘elok parasnya’ (Gn 26.7)
(157) /sêvāh/ (nb) שֵׂיבָה → /sêvǎth ’ǎvdekhā ?āvînû/ אָבִינוּ עַבְדְּךָ שֵׂיבַת
‘umur tua; uban’ uban(nt) hamba-mu(m) bapak-kami
‘the gray hairs of thy servent our father’ (Gn 44.31)
‘hambamu ayah kami yang ubanan itu’ (Gn 44.31)
Kata חֶלְקָה /xělqāh/ pada contoh (155) berasal dari nd berpola qǐṭl dengan konsonan gutural pada radikal pertama. Oleh karena itu, nomina tersebut berpola qěṭlāh dengan ֶ /ě/ (ṣeghôl) pada silabel pertama seperti yang telah dituliskan sebelumnya.
(158) /be?ērōth/ (nb/nt.jmk) בְּאֵרֹת → /be?ērōth hǎmmǎyǐm/ בְּאֵרֹת הַמַּיִם
‘sumur’ sumur(nt.jmk) (def.)-air
‘the wells of water’ (Gn 26.18)
‘sumur-sumur’ (Gn 26.18)
Contoh (158) adalah bentuk jamak dari nb feminin tunggal בְּאֵר /be?ēr/. Nomina tersebut sudah dijelaskan sebelumnya. Perubahan bentuk nb maupun nt jamak nomina tersebut dilakukan hanya dengan menambahkan sufiks jamak feminin ֹת /ōth/.
4.3.5 Nomina Feminin dengan Konsonan ה /h/ atau ת /t/ pada Radikal Ketiga
Berikut ini adalah nomina-nomina feminin dengan konsonan ה /h/ (Hē) atau ת /t/ (Tāw) pada radikal ketiga yang saya ambil secara random dari Genesis.
Contoh:
(159) /sāfāh/ (nb) שָׂפָה → /sefǎth hǎy?ōr/ שְׂפַת הַיְאֹר
‘bibir; tepi’ ‘tepi (nt) (def.)-sungai Nil’ (Gn 41.3)
(160) /xǎyyāh/ (nb) חַיָּה → /xǎyyǎth hǎssādhěh/ חַיַּת הַשָּׂדֶה
‘hewan; kehidupan’ binatang (nt) (def.)-ladang
‘binatang di darat’ (Gn 3.1)
(161) /çārāh/ (nb) צָרָה → /çārǎth nǎfšô/ צָרַת נַפְשׁוֹ
‘kemalangan; masalah’ kemalangan diri-nya(m)
‘the anguish of his soul’ (Gn 42.21)
‘sesak hatinya’ (Gn 42.21)
(162) /tēvāh/ (nb) תֵּבָה → /tēvǎth ’açê ghōfěr/ תֵּבַת עֲצֵי־גֹפֶר
‘bahtera’ bahtera (nt) kayu gofir
‘bahtera dari kayu gofir’ (Gn 6.14)
(163) /xēměth/ (nb) חֵמֶת → /xēmǎth mǎyǐm/ חֵמַת םַיִם
‘botol kulit’ botol kulit (nt) air
‘sekirbat air’ (Gn 21.14)
Perubahan bentuk nt dari nomina-nomina tersebut umumnya dilakukan hanya dengan mengganti akhiran ָה /āh/ atau ֶת /ěth/ dengan sufiks feminin bentuk terikat tunggal.
Pada contoh (159), שָׂפָה /sāfāh/ mengalami pelemahan vokal ָ /ā/ pada silabel pertama שָׂ /sā/ menjadi šewa.
4.3.6 Nt Feminin dengan Akhiran Berpola ֶ ֶ ת
Nomina feminin dengan akhiran berpola ֶֶת dan ֶת mempunyai bentuk nb dan nt yang sama. Akan tetapi, terdapat beberapa nomina feminin yang hanya berakhiran dengan pola ֶֶת pada bentuk nt yang sementara bentuk nb-nya bersufiks feminin bentuk bebas ָה /āh/. Berikut ini nomina yang saya temukan dalam Genesis.
(164) /?ǎdděrěth/ (nb/nt) אַדֶּרֶת → /?ǎdděrěth sē’ār/ אַדֶּרֶת שֵׂעָר
‘jubah’ jubah(nt) rambut
‘jubah berbulu’ (Gn 25.25)
(165) /mǎççēvāh/ (nb) מַצֵּבָה → /mǎççěvěth ?āvěn/ מַצֶּבֶת אָבֶן
‘monumen; nisan’ monumen (nt) batu
‘tugu batu’ (Gn 35.14)
Contoh (165) adalah nomina feminin dengan bentuk nb yang bersufiks feminin ָה /āh/. Namun, ia mempunyai bentuk nt dengan akhiran berpola ֶֶת sama seperti contoh (164).
Nah, sekianlah apa yang dapat saya sampaikan. Mohon ma’af kalau monoton dan ada salah-salah kata. Jangan sungkan untuk mengoreksi dan memberi masukan, ya!!
Assala:mu’alaikum…..!!!
다음 장을 읽으십시오
mba,,, kalo sumber tentang bahasa ibrani apa aja??
BalasHapuskalo mau mendapatkan buku yang baik untuk belajar bahasa ibrani dimana????
Assala:mu'laikum...
BalasHapusSumber bacaan? Sumbernya ada banyak, sepeti majalah, koran, buku tata bahasa, Alkitab berbahasa Ibrani, dan lai-lain. Tapi semua itu cukup sulit didapat karena sangat jarang ada di toko buku umum. Saya mendapat buku dan sumber bacaan dari pepustakaan di FIB UI dan koleksi pribadi dosen yang mengajar saya. Ada banyak buku tata bahasa Ibrani yang bagus, kebanyakan buku lama, seperti Gesenius Hebrew Grammar (sulit & ribet dibaca), A Grammar of Biblical Hebrew oleh Paul Joun, A Grammar of Biblical Hebrew oleh C.L. Seow, Biblical Hebrew oleh R.K. Harrison, dan lain-lain. Untuk buku-buku terbaru, saya tidak tahu. Kamu juga bisa cari buku di penjual buku-buku tua.
Semoga informasinya dapat membantu... :)